Skip to main content

Boss




It's a fine sunny day in the forest and a rabbit is sitting outside his burrow, tippy-tapping on his typewriter. Along comes a fox, out for a walk.

Fox: "What are you working on?"
Rabbit: "My thesis."
Fox: "Hmm... What is it about?"
Rabbit: "Oh, I'm writing about how rabbits eat foxes."
Fox: "That's ridiculous ! Any fool knows that rabbits don't eat foxes!"
Rabbit: "Come with me and I'll show you!"

They both disappear into the rabbit's burrow. After few minutes, gnawing on a fox bone, the rabbit returns to his typewriter and resumes typing.

Soon a wolf comes along and stops to watch the hardworking rabbit.

Wolf: "What's that you are writing?"
Rabbit: "I'm doing a thesis on how rabbits eat wolves."
Wolf: "you don't expect to get such rubbish published, do you?"
Rabbit: "No problem. Do you want to see why?"

The rabbit and the wolf go into the burrow and again the rabbit returns by himself, after a few minutes, and goes back to typing.

Finally a bear comes along and asks, "What are you doing?
Rabbit: "I'm doing a thesis on how rabbits eat bears."
Bear: "Well that's absurd ! "
Rabbit: "Come into my home and I'll show you"

As they enter the burrow, the rabbit introduces the bear to the lion. Poor bear..a good meal for the lion.
Moral of the story: It doesn't matter how silly your thesis topic is; what matters is whom you have as a supervisor.

Pena Tumpul - It doesnt matter how bad your performance is; what matters is whether your boss likes you or not

Comments

Popular posts from this blog

"Tidak"

H afiz sedang menangis yang sukar dipujuk sesampainya saya ke rumah Mantoba malam tadi. Kalau tidak dia pasti meluru mendapatkan saya menawar diri untuk di dukung. Kami berusaha memujuknya tetapi gagal malah raungannya bagai memecah gegendang telinga. Sebabnya sudah dijangka. Mantoba yang balik seminggu sekali pulang tanpa sebarang mainan untuk Hafiz seperti minggu-minggu sebelumnya. Dia gagal memenuhi permintaan Hafiz kali ini. Walaupun permainan yang ada sudah cukup banyak, kanak-kanak tetap kanak-kanak. Naluri mahukan sesuatu yang baru memang tidak boleh ditahan-tahan. Namun sebagai ibubapa, kita tidak selalunya perlu menurut segala kemahuan anak. Ada ketikanya kita perlu memilih untuk berkata "tidak" kepadanya walaupun ia mungkin bagaikan dos yang menyakitkan dan memilukan hatinya. Anak-anak perlu belajar mendepani keadaan dimana tidak semua kemahuannya bisa ditunaikan. Juga bersedia menjadi dewasa dan belajar untuk memahami hakikat hidup bahawa orang di sekeliling tidak ...

Batu

H ari ini anak saudara perempuan ini menyerahkan senarai yang cukup panjang nikmat Allah yang pernah dan sedang dikecapinya. Saya kagum kerana dia tidak ambil mudah tugasan yang diberikan itu. Segala nikmat anggota yang terlekat di tubuh tidak langsung tertinggal dalam senarainya.Nikmat melihat dan mendengar apatah lagi nikmat untuk terus hidup di bumi Tuhan yang luas ini. Saya kata padanya dalam banyak keadaan manusia mudah lupa bila Allah melimpahkan nikmatnya. Justeru itu Allah menyedarkan manusia di saat kealpaan itu agar tidak terus hanyut dibuai nikmat kesenangan dunia. Bila dalam keadaan tersepit barulah kita bergegas mencariNya. Saya ceritakan padanya kesah seorang pekerja di tapak projek bangunan yang memanjat di atas tembok yang sangat tinggi. Denko harus menyampaikan pesan penting kepada teman kerjanya yang ada di bawahnya. Denko berteriak-teriak, tetapi temannya tidak berupaya mendengarnya justeru gangguan bising dari mesin-mesin dan suasana yang hiruk pikuk di sekelilingn...

Roda

" H idup ini ibarat putaran roda yang menyaksikan kita tidak selalunya berada di atas. Ada ketikanya kita akan berada di bawah, kemudian naik semula dan turun lagi silih berganti." Saya menemui kisah yang sangat menarik ini. Ada ibrah. Peringatan juga ketika kita adakalanya lalai dan alpa. Alkisah, ketika sepasang suami isteri sedang menikmati sajian makan tengahari, muncul seorang pengemis berpakaian lusuh meminta belas kasihan mereka. ''Tolonglah Encik ,saya lapar ,sejak semalam tidak menjamah sesuap nasi.'' Dengan muka bengis,si suami sambil menjeling isteri yang cantik terus menghalau dan menengking si pengemis itu . Dalam hatinya berkata ''Aku membina perniagaan hingga berjaya bukan untuk orang lain,tapi untuk diri dan keluargaku.' ' Si isteri tidak dapat berbuat apa-apa dengan sikap suaminya walaupun dalam hatinya ada niat untuk bersedekah. Beberapa tahun kemudian, perniagaan si suami jatuh muflis dan dia menjadi miskin. Dia terus ...