Skip to main content

Onions


I like both raw and cooked onions or even have it fried, dried or roasted. I just hate when it burns my eyes when I cut them up.What would life be like without onions? The onion has been used as an ingredient in various dishes for thousands of years by many cultures around the world. There are many different varieties of onion, red, yellow, white, and green, each with their own unique flavor, from very strong to mildly sweet. My wife loves to use onions to flavor dips, salads, soups, spreads, stir-fry and other dishes. Based on the article that I read recently, it is the cysteine sulfoxides responsible for the onion flavor and produce the eye-irritating compounds that induce lacrimation.

The article that I read reveals that onions have a variety of medicinal effects.Fantastic! Early American settlers used wild onions to treat colds, coughs, and asthma, and to repel insects. In Chinese medicine, onions have been used to treat angina, coughs, bacterial infections, and breathing problems. The World Health Organization (WHO) supports the use of onions for the treatment of poor appetite and to prevent atherosclerosis. In addition, onion extracts are recognized by WHO for providing relief in the treatment of coughs and colds, asthma and bronchitis.

Onions too contain a number of sulfides similar to those found in garlic which may lower blood lipids and blood pressure. Onion extracts, rich in a variety of sulfides, provide some protection against tumor growth.

However, consuming large quantities of onions can lead to stomach distress and gastrointestinal irritation that may result in nausea and diarrhea. Onion may be a useful herb for the prevention of cardiovascular disease, especially since they diminish the risk of blood clots. Onion also protects against stomach and other cancers, as well as protecting against certain infections. Onion can improve lung function, especially in asthmatics. Hence, start consume more onions now.

Comments

Popular posts from this blog

Batu

H ari ini anak saudara perempuan ini menyerahkan senarai yang cukup panjang nikmat Allah yang pernah dan sedang dikecapinya. Saya kagum kerana dia tidak ambil mudah tugasan yang diberikan itu. Segala nikmat anggota yang terlekat di tubuh tidak langsung tertinggal dalam senarainya.Nikmat melihat dan mendengar apatah lagi nikmat untuk terus hidup di bumi Tuhan yang luas ini. Saya kata padanya dalam banyak keadaan manusia mudah lupa bila Allah melimpahkan nikmatnya. Justeru itu Allah menyedarkan manusia di saat kealpaan itu agar tidak terus hanyut dibuai nikmat kesenangan dunia. Bila dalam keadaan tersepit barulah kita bergegas mencariNya. Saya ceritakan padanya kesah seorang pekerja di tapak projek bangunan yang memanjat di atas tembok yang sangat tinggi. Denko harus menyampaikan pesan penting kepada teman kerjanya yang ada di bawahnya. Denko berteriak-teriak, tetapi temannya tidak berupaya mendengarnya justeru gangguan bising dari mesin-mesin dan suasana yang hiruk pikuk di sekelilingn...

"Tidak"

H afiz sedang menangis yang sukar dipujuk sesampainya saya ke rumah Mantoba malam tadi. Kalau tidak dia pasti meluru mendapatkan saya menawar diri untuk di dukung. Kami berusaha memujuknya tetapi gagal malah raungannya bagai memecah gegendang telinga. Sebabnya sudah dijangka. Mantoba yang balik seminggu sekali pulang tanpa sebarang mainan untuk Hafiz seperti minggu-minggu sebelumnya. Dia gagal memenuhi permintaan Hafiz kali ini. Walaupun permainan yang ada sudah cukup banyak, kanak-kanak tetap kanak-kanak. Naluri mahukan sesuatu yang baru memang tidak boleh ditahan-tahan. Namun sebagai ibubapa, kita tidak selalunya perlu menurut segala kemahuan anak. Ada ketikanya kita perlu memilih untuk berkata "tidak" kepadanya walaupun ia mungkin bagaikan dos yang menyakitkan dan memilukan hatinya. Anak-anak perlu belajar mendepani keadaan dimana tidak semua kemahuannya bisa ditunaikan. Juga bersedia menjadi dewasa dan belajar untuk memahami hakikat hidup bahawa orang di sekeliling tidak ...

Rencah

P erjalanan berkereta dari Segamat ke Serting pagi ini pastinya membosankan kalau tidak disulami dengan bual bicara dan gurau ketawa. Tok Ya yang turut serta bersama isterinya selain isteri dan Haziq memecah kesunyian apabila setelah lima minit berlalu saya masih lagi senyap justeru tidak ada apa yang hendak dibualkan. Tok Ya menyuarakan rasa kesal dan terkilan di atas pemergian Pak Itam sebulan yang lalu. " Dia mungkin boleh diselamatkan kalau mendapatkan rawatan di pusat perubatan swasta ". Walau pun kematian Pak Itam sudah ditentukan Ilahi namun layanan dan rawatan yang diberikan oleh hospital kerajaan amat dikesalkan. Pak Itam dibiarkan berminggu-minggu terlantar di katil sebelum pembedahan dilakukan. Yang lebih mengecewakan lagi apabila kecuaian yang dilakukan semasa pembedahan sehingga berlakunya infeksi pada paru-paru. Ini fenomena biasa di hospital kerajaan. Tok Ya sempat menceritakan pengalamannya dirawat di dua hospital yang berbeza ini. Walaupun ribuan ringgit terp...