Sunday, September 13, 2009

Nanah

"Sesungguhnya Jahanam adalah tempat tersedia. Bagi orang-orang yang derhaka, (Jahanam itu) adalah tempat kembali. Mereka akan tinggal di sana beberapa ‘huqub’ (satu masa yang sangat lama). Mereka tidak akan merasakan kedinginan di sana dan tidak (mendapat) minuman. Kecuali air yang mendidih dan nanah. (Sebagai) pembalasan yang setimpal"
(Surah al-Naba': Ayat 21-26)

Menjijikkan. Meloyakan. Itulah pandangan umum tentang cairan kotor yang keluar dari tubuh manusia ini. Kalau sekadar melihat sudah mengundang kejijikan begini bayangkanlah keloyaan melampau untuk meminumnya pula. Namun nanah adalah minuman yang Allah sediakan untuk penghuni neraka. Haziq yang sedang membaca terjemahan surah Al-Naba' ini sebenarnya meminta penjelasan daripada saya tentang "nanah". Saya jelaskan kepadanya dan menunjukkan kepadanya imej ini. Melihat imej sudah memualkannya, apatah lagi untuk melihatnya betul-betul di depan mata. "Sanggup kau minum nanah ini?" Saya menduganya. "Eeeeeee...gelinya, tak sanggup aziq" Saya katakan padanya, " Kalau tak sanggup, senang saja, ikut perintahNya dan jauhi laranganNya.!"

Saya harap ketakutannya bukan sementara.

Pena Tumpul - Sedar

No comments:

Sambilan

S etelah dua hari bekerja, Haziq mengadu penat. Dia memang ada sebab untuk penat kerana sepanjang bekerja dia memang tidak ada peluang u...